­

Berbicara Pekerjaan

by - Juni 08, 2020



4 bulan yang lalu, pekerjaanku hanya bangun pagi, berangkat kerja, pulang mandi dan pergi kekampus
Sungguh kegiatan seperti itu yang berulang-ulang yang sangat membosankan
Tapi setelah beberapa waktu berlalu dan mendapatkan pekerjaan berupa horizontal battery mode saving alias sebagai team rebahan (ah cingcong sgala bilang weh pengangguran XD ~ suka suka aku dongss)
ku baru sadar secapek apapun kita kerja, tetap jadi pengangguran malah makin capek.
Sore tadi seperti kegiatan hari-hari sebelumnya, duduk depan rumah di sore hari adalah sebuah keharusan, entah itu sedang brainstorming bersama orang tua, ataupun hanya menikmati secangkir teh hangat.
Sore itu ada seorang pengamen yang melintas, tidak seperti biasanya ~ kali ini speakernya terasa sangat kencang, aku bahkan bisa mendengar dia bernyanyi sejak dia mampir di 3 rumah sebelum rumah ku
Tak ku sangka, usianya masih muda mungkin tidak jauh beda di atasku.
Pertanyaan ini melintas begitu saja ketika dia mulai menunjukan wajahnya
Apakah tidak ada pekerjaan yang bisa ia lakukan lagi selain menjadi pengamen?
Apakah dia melakukannya secara terpaksa karna saking membutuhkan uangnya? 
Suara ibuku bisa menjadi alternatif atas jawaban penasaranku ini
IAH MUNGKIN DIA MELAKUKAN PEKERJAAN SEPERTI ITU KARNA MERASA DIA PUAS DAN MERASA CUKUP DENGAN PENGHASILANNYA. Tentu saja jawaban ini mencerahkan~ iah juga ya 
Koleksi Meme Lucu yang Bisa Bikin Kamu Lebih Semangat Kerja ...
Kenapa juga sih manusia ini suka sekali meng-clusterkan sebuah keadaan di muka bumi ini
Pekerjaan rendah, pekerjaan hina, pekerjaan umum, pekerjaan kaum sultan...
Sungguh sesungguhnya diri ini hina karna kadang beranggapan seperti itu...
Sebagai contoh kadang aku juga merasa kasian melihat abangku yang sebagai pedagang ini, seakan melihat kalo pekerjaan itu rendah 😭
Padahal sungguh penghasilannya bahkan jauh diatas ku yang hanya jadi budak corporate ini
Iah manusia mah gitu emang
Mohon maaf bukan merendahkan suatu pekerjaan, tapi kenapa aku juga suka menilat orang dari segi visualisasi~ asline aku yo ra weruh primen
Didunia ini bahkan semua pekerjaan itu mulya~ bisa menghidupi dan jadi berkah~ masya allah (oke auto ngaji biar ada yang manggil ukti *canda deng)
Manusianya aja sih yang suka mikir enggak-enggak, iah manusianya doang yang se-brengsek itu.
Udah dulu ya, mau lanjut overthinking
Bye-bye, happy weekend untuk yang kaum punya pekerjaan, tuh kan mulai mengkaum kaum kan,
Oke kita ganti~ selamat menikmati weekend untuk teman-teman sekalian 
With love
Imas ^^

You May Also Like

0 komentar

FOR THE RECOGNITION (?)

It's not love letter!!!

POPULAR POSTS