PTN ATAU PTS?
Ini adalah keresahan
bersama terhadap orang -orang yang punya pola pikir yang sama ke gw, dulu pas
SMK dan sampe saat ini sih, gw amat sangat bercita-cita bisa kuliah di UNPAD,
masa bodo kampusnya di Bandung atau di Nangor, yang penting gw bisa masuk UNPAD
titik, sampe saatnya gw ikut SNPTN dong dan tentusaja gw pilih UNPAD sebagai
opsion pertama dan pada hari pengumuman gw dinyatakan tidak lulus SNMPTN,
sedih?tentu? Dan gak mau kuliah? Iah!
Gw adalah korban gap year selama 2 tahun setelah akhirnya memutuskan untuk kuliah di salah satu PTS. Gw masih suka belajar, gw bahagia berada dilingkup akademik meski gw gak jenius , gw iri terhadap temen-temen yang punya waktu dan kebebasan buat terus sekolah dan belajar. Gw gak mau terbelakang dan jadi bodoh, dan pada akhirnya gw mengambil keputusan, untuk masuk salah satu PTS meski itu bukan perguruan tinggi negri setidaknya gw bisa kuliah sambil kerja, gw nggak mau membebankan orang tua untuk bayar uang pangkal dan UKT yang persemesternya gak sedikit. Gw kadang minder sama teme temen gw yang bisa kuliah di kampus elit entak itu PTN atau PTS, tapi yang terpenting bukanlah nama besar kampusnya, tapi seberapa mampu individu itu bersaing setelah mereka lulus dari perguruan tinggi nanti, ingat setiap orang punya kesempatan yang sama, dan ketika eluh gagal dalam kesempatan itu mungkin kuota gagal luh belum habis~ maka habiskanlah dulu.
Gw adalah korban gap year selama 2 tahun setelah akhirnya memutuskan untuk kuliah di salah satu PTS. Gw masih suka belajar, gw bahagia berada dilingkup akademik meski gw gak jenius , gw iri terhadap temen-temen yang punya waktu dan kebebasan buat terus sekolah dan belajar. Gw gak mau terbelakang dan jadi bodoh, dan pada akhirnya gw mengambil keputusan, untuk masuk salah satu PTS meski itu bukan perguruan tinggi negri setidaknya gw bisa kuliah sambil kerja, gw nggak mau membebankan orang tua untuk bayar uang pangkal dan UKT yang persemesternya gak sedikit. Gw kadang minder sama teme temen gw yang bisa kuliah di kampus elit entak itu PTN atau PTS, tapi yang terpenting bukanlah nama besar kampusnya, tapi seberapa mampu individu itu bersaing setelah mereka lulus dari perguruan tinggi nanti, ingat setiap orang punya kesempatan yang sama, dan ketika eluh gagal dalam kesempatan itu mungkin kuota gagal luh belum habis~ maka habiskanlah dulu.
-sekian-
0 komentar